Pada Hari ini Tanggal 17 Juni 2006 bertempat di Ruko ITC Cipulir Mas, Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan diselenggarakan acara :
"Pemilihan Calon Ketua Umum Perguruan Pencak Silat BEKSI"
Acara ini dihadiri dan diselenggarakan dengan persetujuan dan kesepakan hasil musyawarah para Pelatih dan KOLAT-KOLAT yang berjumlah 13 KOLAT.
Adapun Kriteria danPersyaratan adalah sebagai berikut:
PEMILIH:
Adalah Anggota dari Perguruan Pencak Silat BEKSI yang telah berumur 17 tahun keatas
Pemilih mempunyai hak satu suara untuk memilih
Pemilih merupakan utusan/perwakilan dari KOLAT-KOLAT PPS BEKSI
Pemilih merupakan anggota dewan Pembina/Penasehat/Pelindung/Kehormatan PPS BEKSI
Pemilih mempunyai Hak untuk dipilih sebagai Kandidat Ketua Umum
Pemilih sehat jasmani maupun rohani
Calon Ketua Umum:
Kandidat adalah Warga Negara Indonesia
Kandidat berketuhanan Yang Maha Esa
Kandidat sehat jasmani maupun rohani
Kandidat mampu berakhlak dan berkepribadian yang baik
Kandidat mampu dan menguasai jurus-jurus Perguruan Pencak Silat BEKSI
Kandidat mempunyai wawasan yang luas
Kandidat mempunyai misi dan visi yang jelas untuk memajukan PPS BEKSI
Kandidat adalah anggota Perguruan Pencak Silat BEKSI
Kandidat mampu bertanggung jawab atas maju dan mundurnya PPS BEKSI
Kandidat bersedia mematuhi dan mentaati seluruh Aturan dan disiplin yang sesuai dengan AD/ART PPS BEKSI
Adapun sistem pemilihan adalah sebagai berikut:
a) Pemilihan dibagi menjadi 2 bagian acara:
Pemilihan 10 besar calon Ketua Umum
Pemilihan 03 besar calon Ketua Umum
b) Para Pemilih terdiri dari:
Utusan KOLAT sebanyak 3 orang/KOLAT
Utusan Non KOLAT sebanyak 4 orang
c) Pemilihan Putaran Pertama:
Adapun daftar nama-nama calon yang terpilih sebagai Calon kandidat Ketua Umum pada Putaran Pertama adalah sebagai berikut:
Bapak Sabenuh Masir
Bapak Suyitno
Bapak H. Basir, SE
Bapak Fathoni
d) Daftar Perolehan Suara masing-masing Kandidat:
Setelah mengadakan pemilihan secara Langsung, Umum, Bebas dan Rahasia (LUBER) pada Putaran Pertama, diperolehlah nama calon Kandidat Ketua Umum PPS BEKSI dengan rincian Perolehan Suara sebagai berikut:
Bapak Sabenuh Masir sebanyak 2 suara
Bapak Suyitno sebanyak 2 suara
Bapak H. Basir, SE sebanyak 16 suara
Bapak Fathoni sebanyak 2 suara
e) Dengar Pendapat tentang Visi dan Misi serta Kesediaan para Kandidat:
acara selanjutnya adalah Dengar Pendapat tentang Kesedian dan Kesanggupan para Kandidat:
* Dari 4 orang calon Kandidat Ketua Umum PPS BEKSI 3 Kandidat telah sepakat untuk memilih Saudara Bapak H. Basir, SE untuk menjabat sebagai Ketua Umum yang baru untuk masa bakti 2006-2011.
Maka dengan demikian terpilihlah :
sebagai
KETUA UMUM
masa bakti: 2006-2011
SELURUH ANGGOTA DAN KOLAT-KOLAT
SERTA
KELUARGA BESAR PERGURUAN PENCAK SILAT BEKSI
MENGUCAPKAN
"SELAMAT ATAS TERPILIHNYA"
BAPAK H.BASIR, SE
SEBAGAI KETUA UMUM PPS BEKSI
MASA BAKTI : 2006-2011
posted by Perguruan Pencak Silat BEKSI H. Hasbullah @ 1:49 PM0 comments
23 June 2006
PEMILIHAN ABNONE JAK-SEL 2006
"PPS BEKSI SEMARAKKANACARA PEMILIHAN"
"ABNONE 2006 JAKARTA SELATAN "
Walikotamadya Jakarta Selatan Drs. Dadang Kafrawi M.Si mengatakan ajang pemilihan Abang None (Abnon) merupakan atraksi wisata yang bertujuan melestarikan budaya Betawi sekaligus sarana pengembangan potensi bakat, kreatifitas dan kecerdasan para generasi muda, serta menghilangkan image sebagai pelengkap kegiatan atau pajangan saja. sebagai pelengkap kegiatan atau pajangan saja. ”Ajang pemilihan Abnon harus dapat memberikan citra kebudayaan serta kepariwisataan bukan sekedar pelengkap kegiatan atau pajangan saja,” kata Walikota saat Acara Malam Final Abnon Jaksel tahun 2006 di Balai Kartini, Sudirman, Sabtu malam.
Walikota berharap, melalui ajang ini para finalis harus memiliki disiplin yang tinggi, dedikasi dan tanggung jawab untuk membantu Pemerintahan Daerah, khususnya Jakarta Selatan, membantu mendorong peningkatan dunia Kepariwisataan Jakarta dalam menghadapi persaingan antar bangsa maupun antar kota di Indonesia. ”Saya harap, pemilihan Abnon dapat menghasilkan duta wisata yang mampu mempromosikan duniawisata Jakarta Selatandan sekaligus membantu Pemda mengajak warga untuk menjaga budaya bersih, indah dan tertib, yang akhirnya menjadikan manusia-manusia bersih, bermoral serta bermental baik,” tambahnya.
Dalam ajang pemilihan Abnon Jaksel tahun 2005, PPS BEKSI sebagai format pembuka acara Pemilihan ABNON Jakarta Selatan menampilkan perpaduan tampilan Jurus Massal dan Perorangan serta Mortal Combat yang dipadukan dengan tarian dari Sanggar Tari Univeersitas Trisakti Jakarta. Dengan format yang terdiri dari 20 orang personil Anggota PPS BEKSI yang menampilkan Jurus Gedig dan Formasi 4 Penjuru, Pembukaan Acara Pemilihan ABNON Jakarta Selatan 2006 terlihat sangat memukau. hal tersebut dibuktikan dengan riuhnya sambutan para penonton yang memadati gedung Balai KARTINI pada saat acara Berlangsung.
adapun Penaggung Jawab dari penampilan PPS BEKSI pada malam Pemilihan ABNON adalah:
Bapak Fathony
Bapak Endang Hartono
Bapak Adriansyah
Bapak Mahdi
Bapak Ahmad
Bapak Sabenuh
Bapak Basir, SE
Terima Kasih Untuk Para Pelatih:
"SEMOGA PPS. BEKSI selalu JAYA"
"HIDUP PPS. BEKSI !!!"
posted by Perguruan Pencak Silat BEKSI H. Hasbullah @ 9:34 AM0 comments
22 June 2006
MUKADDIMAH
Seni Ilmu Bela Diri BEKSI adalah salah satu nama dari Perguruan Persilatan tradisional komunitas masyarakat Betawi. Secara Etimologi, BEKSI adalah kosakata yang diadopsi dari bahasa Cina yang berarti: “Pertahanan Empat Penjuru”.
Adapun singkatan serta kepanjangan BEKSI adalah:
“Berbaktilah Engkau Kepada Sesama Insan”
Ilmu Bela diri BEKSI merupakan ilmu bela diri tradisional yang merupakan elemen dari kebudayaan masyarakat Betawi yang dibawa oleh para keturunan bangsa China dan diexplorasi dan dikembangkan dilingkungan komunitas masyarakat Betawi.
Ilmu Bela Diri BEKSI adalah ilmu bela diri yang memadukan antara seni, keindahan, ketepatan dalam mencapai sasaran, kekuatan, kecepatan serta kedinamisan dalam gerakdan olahpukul yang serta sikut yang keras. Kesemuanya itu terangkum dan tertata secara apik melalui dimensi gerak, pukulan serta sikut yang keras yang merupakan ciri khas tersendiri yang membedakan ilmu bela diri BEKSI dengan ilmu bela diri lainnya.
Perguruan Pencak Silat BEKSI adalah: "sebuah elemen sekaligus lembaga kebudayaan masyarakat Indonesia yang kini bukan hanya milik dari komunitas masyarakat Betawi saja, akan tetapi sudah menjadi bagian dari kebudayaan Nasional yang juga merupakan kontribusi nyata dalam melestarikan dan membudidayakan serta memperkaya khasanah kebudayaan tradisional Indonesia"
.
Hal tersebut dibuktikan dari marak dan beragammnya para peminat dan pemerhati serta anggota yang memperdalam dan mempelajari Seni Ilmu Bela Diri BEKSI yang datang dari berbagai macam latar belakang pendidikan, kebudayaan dan bangsa seperti: etnis China, Sunda, Jawa, Sumatera dan berbagai macam suku bangsa yang ada di Indonesia. Bahkan terdapat salah satu anggota Perguruan Pencak Silat BEKSI yang berasal dari
New Zealand dan Australia.
posted by Perguruan Pencak Silat BEKSI H. Hasbullah @ 1:37 PM0 comments
SEJARAH SINGKAT PPS BEKSI
Ilmu Seni Bela Diri BEKSI berawal/berasal dari Negeri China yang dibawa pertama kalinya ke Indonesia (Batavia.red) oleh seorang guru keturunan China yang bernama “Alm. Lie Ceng Oek” yang bermukim dan bertempat tinggal di daerah Dadap, Tangerang.
Beliau mempunyai beberapa orang murid, salah satunya adalah "Alm. Ki Marhali" yang merupakan asli keturunan warga Betawi yang tinggal tidak jauh dari tempat Lie Ceng Oek berada.
Seiring dengan berkembangnya waktu, Ki Marhali juga mengembangkan dan mengajarkan seni Ilmu Bela Diri BEKSI. Diantara murid yang belajar dari Ki Marhali adalah "Alm. H. Ghazali" yang bertempat tinggal di daerah Petukangan, Jakarta Selatan.
Sebagaimana para pendahulunya H. Ghazali juga mengajarkan ilmu seni bela diri yang beliau miliki kepada para pemuda sekitar tempat beliau berada. Salah satu murid yang menimba Ilmu Seni Bela Diri BEKSI adalah "Alm. H. Hasbullah" yang juga bertempat tinggal di daerah Petukangan, Jakarta Selatan.
Di tangan Alm. H. Hasbullah inilah mulai terlihat perkembangan seni Bela Diri BEKSI. Hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya para anggota murid yang datang dari berbagai daerah untuk belajar dan menimba Ilmu Bela Diri BEKSI. Dari silsilah yang tersebut diatas, maka ke empat orang inilah yang diakui oleh anggota Perguruan Pencak Silat BEKSI serta para komunitas masyarakat hingga kini sebagai para Tokoh sekaligus Guru Besar Perguruan Pencak Silat dan Seni Ilmu Bela Diri BEKSI.
posted by Perguruan Pencak Silat BEKSI H. Hasbullah @ 1:35 PM0 comments
JURUS PERGURUAN PENCAK SILAT BEKSI
Perguruan Pencak Silat BEKSI mempunyai 12 jurus Inti dan 6 Jurus Kembangan serta 9 formasi bagi para pemula. Adapun Formasi bagi para Pemula adalah sebagai berikut:
Formasi Pukul
Formasi Ketok
Formasi Cauk
Formasi Giring Pukul
Formasi Giring Sikut
Formasi Giring Sikut Tancep
Formasi Jalan Tengah
Formasi Buang Pukul Samping
Formasi Gabungan
JURUS-JURUS BEKSI
Jurus BEKSI Dasar
Jurus Gedig
Jurus Tancep
Jurus Cauk
Jurus Lokbe
Jurus BEKSI I
Jurus Tingkes
Jurus Browneng
Jurus Bandut
Jurus Petir
Jurus Kebut
Jurus Silem
Jurus Kembangan yang dikembangkan oleh H. Hasbullah:
Jurus Bolang-Baling
Jurus Janda Berhias
Jurus Segitiga
Jurus Tunjang
Jurus Jalur Renda
Jurus Panca Lima
ini adalah jurus yang resmi diberikan langsung oleh H. Hasbullah sebagai Guru Besar BEKSI.
posted by Perguruan Pencak Silat BEKSI H. Hasbullah @ 12:52 PM0 comments
KOLAT (KELOMPOK LATIHAN)
Dengan Mengucap Kata Bismillahirrahmanirrahim, dibawah ini terdapat beberapa Nama Kelompok Latihan (KOLAT) yang Hingga kini Aktif dalam Proses belajar mengajar Ilmu Bela Diri Perguruan Pencak Silat BEKSI
:
KOLAT BAPAK SABENUH MASIR bertempat di Ulujami
KOLAT BAPAK NUR ALI bertempat di Ulujami
KOLAT BAPAK FATHONI bertempat di komp. DEPLU, Pondok Aren
KOLAT SUDARA HAMDI bertempat di Peninggaran-Seskoal
KOLAT ADRIANSYAH bertempat di Petukangan
KOLAT BAPAK SUYITNO bertempat di Tomang Tol & Inpres Ciledug
KOLAT BAPAK DASIK bertempat di Kampung Sawah
KOLAT BAPAK MUALI bertempat di Jagakarsa
KOLAT BAPAK SAIFUL bertempat di Kreo
KOLAT SAUDARA JAMIL bertempat di Ulujami
KOLAT SAUDARA RUKINO bertempat di Cipete
KOLAT BAPAK EMBAY bertempat di Poncol
Demikian beberapa nama-nama KOLAT yang hingga kini aktif dalam proses belajar mengajar Ilmu seni Bela Diri BEKSI yang masih dalam naungan PPS. BEKSI.
posted by Perguruan Pencak Silat BEKSI H. Hasbullah @ 12:38 PM0 comments
VISI & MISI PPS BEKSI
Seni Ilmu Bela Diri BEKSI pada awaknya adalah salah satu ilmu bela diri yang digunakan oleh komunitas masyarakat Betawi untuk membentengi diri dari serangan musuh, khususnya untuk melindungi diri dari penindasan kaum penjajah. Seiring dengan berjalannya waktu sesuai dengan perkembangan zaman, kini Ilmu Bela Diri BEKSI mempunyai Visi dan Misi utama diantaranya adalah:
Sebagai seni ilmu bela diri yang mengandung unsur olah tubuh dan raga yang berguna bagi kesehatan dan menjaga kondisi stamina tubuh.
Sebagai Sarana untuk mendidik dan membentuk para generasi muda yang berjiwa Ksatria, berakhlak mulia, penuh percaya diri dan bermental baja yang dilandasi dengan iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Sebagai elemen dari Kesenian dan Kebudayaan komunitas masyarakat Betawi yang perlu untuk dijaga dan dilestarikan dan dikembangkan.
Sebagai suatu wadah untuk para generasi muda untuk lebih mencintai kebudayaam dan kesenian tradisional yang merupakan asset bangsa yang sekaligus memperkaya khasana kebudayaan dan kesenian tradisional Indonesia.
posted by Perguruan Pencak Silat BEKSI H. Hasbullah @ 12:19 PM0 comments
FORMAT TAMPILAN JURUS-JURUS BEKSI
Perguruan Pencak SilatBEKSImerupakan Perguruan Pencak Silat & Seni bela diri tradisional masyarakat Betawi yang mempunyai ciri khas tersendiri. Adapun estetika seni tersebut dapat dilihat dari beberapa tampilan jurus yang diformulasikan dalam bentuk gerak tubuh yang berfariasi, salah satunya adalah sbb:
Formasi Individu : Jurus BEKSI dapat dilakukan dengan formasi 1 orang dengan cara memperagakan Jurus-jurus BEKSI yang mengandung unsur seni, keindahan, kecepatan, kekuatan dan ketepatan dalam mencapai sasaran. Dalam memperagakan satu jurus BEKSI memerlukan waktu 2-3 menit, dengan tampilan jurus menghadap 4 penjuru (Kanan, Kiri, Depan dan Belakang).
Formasi Massal : Jurus BEKSI juga dapat dilakukan dengan bentuk massal, antara 2, 4, 6 orang bahkan lebih. Yang memerlukan waktu 3-4 menit.
Formasi Massal Sambut:adalah Peragaan tentang mortal combat serta teknik dan gaya perpaduan seni bertarung dengan menggunakan jurus-jurusBEKSI yang dilakukan oleh 4-6 orang secara beregu yang memerlukan waktu antara 6-7 menit.
Formasi Sambut Makna :adalah Peragaan oleh 2-3 orang pelatihtentang Artikulasi gerak serta pukulan yang terdapat pada jurus sekaligus makna dari jurus-jurusBEKSIitu sendiri yang dikupas secara detail tentang kegunaan dari jurus-jurus tersebut. Peragaan ini memerlukan waktu antara 5-6 menit.
posted by Perguruan Pencak Silat BEKSI H. Hasbullah @ 12:01 PM0 comments
SUKSESI ACARA YANG PERNAH DI IKUTI
Seiring dengan berkembangnya zaman dan keinginan untuk berkembang lebih baik dari sebelumnya serta lebih mengenalkan dan memasyarakatkan Ilmu Bela Diri BEKSI. Maka tidak lain usaha yang diupayakan demi tercapainya tujuan tersebut dengan cara mengikuti beberapa ajang ataupun acara yang diselenggarakan oleh beberapa lembaga Pemerintahan, Lembaga Masyarakat Betawi dan beberapa Lembaga Pemerintahan Daerah. Acara-acara yang pernah kami hadiri selain lebih memasyarakatkan Seni Ilmu Bela Diri BEKSI, juga merupakan wacana yang sangat baik untuk menempa pribadi para anggota yang belajar Ilmu Bela Diri BEKSI. hal tersebut.Adapun beberapa Suksesi yang telah dicapai Perguruan Pencak Silat BEKSI dalam mengisi beberapa Acara, adalah sebagai berikut:
Acara “Temu Kader” DPP PAN (Partai Amanat Nasional) yang dihadiri oleh : Bapak Amien Rais. Tahun 2002 di Jagakarsa.
Acara “Silaturahmi Akbar Masyarakat dan Tokoh Betawi". Tahun 2002 di Cengkareng, Jakarta Barat.
Acara "HUT FORKABI" (Forum Komunikasi Anak Betawi) Ke-1. Yang dihadiri Gubernur DKI Jakarta, Bapak Sutiyoso. Tahun 2003 di Istora Senayan-Jakarta.
Acara “Betawi Ngumpul” yang dihadiri Gubernur DKI Jakarta, Bapak Sutiyoso Tahun 2003 di JCC, Senayan-Jakarta.
Acara “Hari Olahraga Nasional” yang diselenggarakan oleh Kotamadya Jakarta Selatan. Tahun 2003 di Gedung Walikota Jakarta Selatan.
Acara “Pembukaan Pekan Raya Jakarta” yang dihadiri oleh Presiden RI, Ibu Megawati Soekarno Putri. Tahun 2004 bertempat di Arena Pekan Raya Jakarta, Kemayoran.
Acara “Festival dan Pentas Seni Kebudayaan Seluruh Indonesia”. Menjadi Wakil dari unsur Kesenian dan Kebudayaan Propinsi DKI Jaya. Tahun 2004. Di Lapangan PANAHAN, Gelora Bung Karno. Jakarta.
Acara "Malam Pemilihan Abang & None" Kotamadya Jakarta Selatan. Yang dihadiri oleh: Bapak Walikota Jakarta Selatan. Tahun 2006 bertempat di Gedung Balai Kartini-Jakarta.
Acara "EXTRAVAGANZA BETAWI" yang dihadiri oleh: Para Tokoh Masyarakat Betawi dan ketua KONI Pusat Bapak Agum Gumelar. Tahun 2006 bertempat di Hotel Sahid-Jakarta.
posted by Perguruan Pencak Silat BEKSI H. Hasbullah @ 11:22 AM0 comments