BERBAKTILAH ENGKAU KEPADA SESAMA INSAN
" Berbaktilah Engkau Kepada Sesama Insan " Kunjungi Website kami di: www.silat-beksi.com

24 October 2007

Pesilat Batam

PESILAT BATAM SABET MEDALI EMAS

Usai sudah perhelatan para pesilat Perisai Diri dalam arena Perisai Diri International Championship (PDIC) V Jawa Barat 2007. Kejuaraan yang dibuka oleh Menpora, Dr. Adhyaksa Dault, SH, MSi, pada tanggal 3 Juli 2007 di GOR C-Tra Arena Bandung ini diikuti oleh lebih dari 400 orang atlet silat dari berbagai Daerah Perisai Diri di Indonesia dan Komisariat Perisai Diri dari luar negeri. Saat ini Perisai Diri memiliki 32 Pengurus Daerah di Indonesia dan 8 Pengurus Komisariat manca negara, yaitu Australia, Belanda, Jepang, Timor Leste, Amerika Serikat, Inggris, Jerman dan Swiss. Sebagaimana dalam PDIC IV yang diselenggarakan di Yogyakarta tahun 2005, Piala Presiden RI untuk Juara Umum I kali ini kembali disabet oleh Jawa Timur dengan perolehan medali 11 emas, 4 perak dan 6 perunggu.
Jawa Barat sebagai tuan rumah menduduki peringkat Juara Umum II dengan 7 emas, 10 perak dan 5 perunggu dengan memboyong Piala Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat. Sedangkan Juara Umum III dengan Piala Menteri Koordinator Bidang Perekonomian diraih oleh Bali dengan 6 emas, 6 perak dan 5 perunggu.
Batam yang sebelumnya telah menyiapkan sepuluh orang atlet untuk bergabung dalam kontingen Kepulauan Riau hanya bisa mengirimkan dua orang atlet dan satu orang ofisial karena keterbatasan dana yang ada. Pada hari pertama, Asfian Rosadi atlet Perisai Diri Batam berlaga dalam Pertarungan Bebas Kelas D Putra. Dalam kelas yang diikuti oleh pesilat dengan berat badan di atas 60 kg s.d. 65 kg ini, pertarungan Asfian dengan lawannya dari Nusa Tenggara Timur tampak seimbang dan akhirnya ia kalah angka setelah berlaga saling mengadu kemampuan ilmu silatnya. Pada hari yang sama, Asfian harus kembali berlaga membela nama Batam dalam kategori Serang Hindar Kelas B Putra melawan pesilat dari DKI Jakarta. Dengan sisa kemampuan yang ia miliki, Asfian gagal untuk menembus babak semifinal. Karena hanya dua atlet yang kami kirim, terpaksa Asfian merangkap dalam dua kategori pertandingan, sehingga memecah konsentrasinya. Setelah sebelumnya bertarung habis-habisan melawan pesilat dari NTT di Kelas D, dengan sisa kemampuan yang masih ada Asfian gagal kembali di kelas Serang Hindar, kata Agus Winarno, ofisial tim Perisai Diri Batam.
Hari berikutnya, Ricky Mendoza yang sebelumnya pernah menyabet medali perak pada PDIC II Jatim 1995, berlaga dalam Pertarungan Bebas Kelas Bebas Khusus Putra berhadapan dengan pesilat dari Sumatera Barat. Kelas Bebas Khusus ini diikuti oleh pesilat Perisai Diri khusus level Asisten Pelatih tanpa klasifikasi berat badan. Dalam babak penyisihan ini, Ricky menang mutlak dengan skor 5-0 setelah berhasil mengalahkan lawannya dengan beberapa teknik jatuhan yang sempurna. Melaju ke babak semifinal, Ricky berhadapan dengan pesilat Nusa Tenggara Timur. Dengan kombinasi teknik pukulan dan tendangan yang dinamis, kembali Ricky dinyatakan oleh tim wasit juri sebagai pemenangnya sehingga menghantarkan ia ke babak final.
Di babak final, pertarungan sengit antara Ricky dengan pesilat dari Bali berakhir dengan jatuhnya satu medali emas untuk Batam. Selain mendapatkan medali emas, Ricky juga mendapatkan Piala Ketua Umum Perisai Diri Pusat. Dengan mendapatkan satu medali emas menjadikan Batam menduduki peringkat IX, setingkat di bawah Australia yang memperoleh satu emas dan satu perak. Dalam rapat evaluasi yang diadakan di Sekretariat Pengcab Perisai Diri Batam yang beralamat di Perumahan Taman Mediterania Tahap II Blok HH2 No.19 Batam Center kemarin malam (11/7), Perisai Diri Cabang Batam menyatakan akan terus melakukan pengkaderan atlet dengan fokus utama atlet remaja.
Atlet-atlet ini akan dipersiapkan untuk menghadapi kejuaraan, baik intern Perisai Diri maupun antar perguruan Pencak Silat. Saat ini pembinaan atlet remaja kita pusatkan di SMP Al-Azhar Baloi Indah setiap Sabtu sore dan Minggu pagi, kata Agus yang juga menjadi pengelola website http://www.perisaidiri.cjb.net/ di internet ini. Ia mengharapkan bahwa atlet-atlet Perisai Diri Batam dapat turut mengharumkan nama Batam maupun Indonesia di berbagai even, baik dalam skala regional, nasional maupun internasional. Semoga atlet kami dapat ikut terjun dalam Popda maupun Porda mendatang, imbuhnya.

Selamat Untuk Bung Prabowo

Prabowo Kembali Pimpin PB IPSI



Letjen TNI (Purn) Prabowo Subianto kembali terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) periode 2007-2011 dalam Musyawarah Nasional (Munas) IPSI yang berakhir di Padepokan Pencak Silat TMII Jakarta, Jumat. Pengukuhan mantan Pangkostrad itu sebenarnya hanyalah sekedar formalitas karena Prabowo sudah diputuskan sebagai Ketua Umum secara aklamasi malam sebelumya, dimajukan dari rencana Jumat pagi. Usai dinyatakan secara resmi sebagai Ketua Umum IPSI untuk kedua kalinya, Prabowo langsung melakukan gebrakan, yaitu memecat Andi Mapaganti sebagai manajer tim Pelatnas silat SEA Games 2007.


Andi Mapaganti adalah mantan walikota Jakarta Timur yang selama Munas merupakan pendukung Rachmat Gobel, saingan Prabowo. Selain itu, Prabowo juga akan membuat langkah yang mengejutkan, yaitu merombak total Pelatnas silat yang saat ini sedang berjalan dan persiapan yang hanya tinggal tiga bulan lagi menuju SEA Games 2007 yang akan berlangsung Desember mendatang. Tim Pelatnas yang saat ini sedang berjalan dirombak dan dibentuk kembali. Tim Pelatnas yang saat ini berada di Kalimantan akan dipanggil lagi untuk dibentuk tim Pelatnas yang baru, kata Prabowo dalam kata sambutannya.


Prabowo menegaskan bahwa di SEA Games mendatang, pencak silat harus merebut kembali dominasi yang dalam beberapa tahun terakhir ini diambil alih Vietnam. Kita harus merebut kembali dominasi pencak silat di SEA Games, katanya. Sementara itu Rachmat Gobel yang kalah dalam pertarungan itu, secara terpisah dalam waktu yang bersamaan mengadakan pertemuan dengan perwakilan Pengurus Daerah pendukungnya. Dalam pertemuan itu, Rachmat menyampaikan kekecewaannya dengan jalannya Munas yang penuh rekayasa dan telah mencederai semangat demokratis yang seharusnya dijunjung tinggi, sesuai dengan filosopi para pendekar peserta Munas.


Dari awal Munas yang diikuti 33 Pengurus Daerah dan 15 perguruan itu, Rachmat menyatakan telah mencium adanya rekayasa untuk menyingkirkannya sebagai ketua umum. Salah satu rekayasa tersebut adalah dihilangkannya pasal tata tertib yang mengharuskan calon menyampaikan visi, misi, dan program yang akan dilakukan jika terpilih sebagai ketua umum. Kamis malam, Rachmat akhirnya memutuskan untuk mengundurkan diri secara total dari PB IPSI karena Munas dianggap sudah berkembang tidak sehat.


Meski sudah menyatakan mundur dan tidak ingin terlibat dari kepengurusan di IPSI, Rachmat tetap akan aktif sebagai Ketua Harian Persilat, organisasi silat internasional yang juga berkantor di komplek Padepokan Pencak Silat TMII. Sementara itu kubu Prabowo terkesan menutup diri dan enggan untuk berhubungan dengan wartawan yang ingin mewancarainya, baik sebelum Munas berlangsung maupun setelah Prabowo resmi terpilih. Prabowo hanya meminta bawahannya untuk menjawab setiap pertanyaan yang diajukan, tanpa bersedia lebih jauh menjelaskan pertanyaan mengenai evaluasi dan program-program yang akan dilakukannya untuk periode 2007-2011

IDUL FITRI

SEGENAP KELUARGA BESAR
PPS BEKSI H.HASBULLAH
MENGUCAPKAN
SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1428 H
MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN