" Berbaktilah Engkau Kepada Sesama Insan " Kunjungi Website kami di: www.silat-beksi.com

04 May 2013

Artikel kecil yang berpengaruh besar

-->
Beliau juga mengatakan sambil bercerita, bahwa ketika pada masa beliau sempat terbit artikel yang mengangkat cerita tentang  Lie Tjeng Hok dengan BEKSI sebagai pemainan bela diri betawi. Beliau menelusuri sendiri dimana lokasi kantor redaksi dimana artikel tersebut dicetak. Alhamdulillah karena kegigihan dan faktor kedekatan beliau dengan berbagai awak media saat itu, usaha beliau dalam meminta naskah asli dari majalah tersebut menuai hasil. Beliau kembali dengan membawa pulang Artikel bersejarah yang diterbitkan oleh Majalah tersebut. 

03 May 2013

Petuah Bijak Seorang murid almarhum H. Hasbullah

-->
Ketika bersilaturahim dengan Bang Odie, kami juga bertanya tentang hal ihwal oganisasi pada periode kepengurusan beliau. Pada saat masa itu beliau berkisah bahwasanya kepengurusan yang ada belum sempat dibentuk dalam sebuah wadah organisasi perguruan yang berbadan hukum. Karena pada saat itu ada beberapa hal yang bersifat mendasar yang harus didiskusikan dan diputuskan secara bersama-sama. Selanjutnya ada beberapa hal yang harus diperbaiki kemasannya baik itu dari segi latihan dan admisnistrasi serta persolan intern yang ada di dalam tubuh kepengurusan Perguruan Pencak Silat BEKSI. Hal tersebut tentunya harus diinformasikan dan dirapatkan oleh semua pihak seperti halnya: Bang Nafis,  Bang Jahrudin (Anak Alm. H. Ghozali – Guru Besar BEKSI) yang mempunyai andil cukup besar demi kemajuan Beksi di Petukangan. Sehingga keputusan dari hasil musyawarah dan mufakat dan pengambilan kebijakan tersebut merupakan hasil keputusan bersama dan menjadi tanggung jawab dan dipikul bebannya menjadi beban bersama.

02 May 2013

Pesan Singkat Hasbullah namun bermakna

-->
Kesempatan bertemu dengan Bang Odie Kelana murid yang langsung belajar dari H. Hasbullah pada periode-periode awal proses belajar mengajar ilmu bela diri di Petukangan memang jarang ditemukan. Hal tersebut disebabkan karena beberapa diantara murid H. Hasbullah yang belajar dari beliau, ada yang mempergun akan bela diri BEKSI ini adalah sebagai self defense untuk diri mereka sendiri dan mengajarkan hanya kepada lingkungan keluarga mereka saja serta tidak mengajarkan dalam bentuk Kelompok Latihan seperti murid-murid H. Hasbullah lainnya.

01 May 2013

Sosok H. HASBULLAH dimata muridnya:

-->
Bang Odie Kelana, adalah salah satu Murid Almarhum H. Hasbullah dari daerah Tanah Abang tepatnya Kebon Dalem yang masih tersisa. Dari raut mukanya memang tampak beliau sudah tidak muda lagi. Diusianya yang senja, beliau senantiasa ditemani dengan tongkat untuk membantu beliau berjalan. Tapi ada yang berbeda, walau postur tubuh sudah tidak kekar dan tegap lagi, namun ketika beliau memperagakan kepalan dan kuda kuda serta sikut dan tangkepan BEKSI, subhanallah tak telihat usia senja yang beliau jalani, pukulannya masih begitu kencang mengepal, sikut dan tangkapannya pun masih tetap terlihat kokoh, hasil tempaan dan produk sang Maestro H. Hasbullah masih tetap kentara menempel di tubuh beliau

28 April 2013

Jurus Panca Lima itu masih ADA!

-->
Atas kesepakatan dari Dewan Pelatih yang terdiri dari Ir. Farid, H. Basir, SE dan bapak Sahabuddin ( Udin Sakor) di kediaman salah satu anggota Perguruan Pencak Silat BEKSI di daerah Serang, Banten maka diturunkanlah jurus terakhir Perguruan Pencak Silat BEKSI yang dinamakan Jurus Panca Lima ciptaan hasil karya terbesar dari Alm. H. Hasbullah sebelum beliau meninggal dunia.

Perjalanan Silaturahim PPS BEKSI

-->
Suatu ketika di siang hari di daerah Serpong Tangerang Selatan, serombongan motor tampak berjalan beriringan menuju daerah Cisauk, Tangerang Selatan. Rombongan tersebut tak lain adalah rombongan pengurus Perguruan Pencak Silat BEKSI yang hendak bersilaturahim ke kediaman Bang Odie Kelana, mantan murid almarhum H. Hasbullah yang dahulunya tinggal di daerah Tanah Abang. Kini menurut informasi yang didapatkan dari dari marbot masjid di daerah Tanah Abang tempat dahulu beliau tinggal di daerah Tanah Abang, bahwa alamat Bang Odie Kelana sekarang ini, alamat persis dimananya hanya bang Ali saja yang mengetahuinya. 

17 April 2013

Lembaga Kebudayaan Betawi majukan sanggar melalui bisnis Online

-->
Hari ini tanggal 17 April 2013, bertempat di Lembaga Kebudayaan Betawi lt. 6 Kuningan, kami dari PPS BEKSI menghadiri audiensi antara Lembaga Kebudayaan Betawi dengan PT Nusa Satu Inti Artha yang merupakan perusahaan berskala Internasional yang bergerak di bidang system pembayaran Online. Salah satu moment penting tersebut digunakan untuk mengadakan jalinan kerjasama antar lembaga dan perusahaan guna mencoba menggali dan mengkreatifikasikan sumber khasanah betawi dari mulai seni, sanggar, perguruan silat hingga kepada kuliner tradisi khas masyarakat betawi dapat di jadikan komoditi jual yang cukup menjanjikan sebagai potensi daerah yang perlu dilestarikan dan dikembangkan keberadaannya di tengah kehidupan kota Jakarta yang di kenal terdiri dari kaum urban.

15 April 2013

Silaturahmi PPS BEKSI (BEKSI Merah) dengan Ketua LKB

Pada tanggal 01 April 2013 bertempat di Gedung Lembaga Kebudayaan Pemprov DKI lantai 6, Segenap elemen dari Perguruan Pencak Silat BEKSI (BEKSI Merah) beraudiensi dan bersilaturahmi sekaligus tatap muka langsung dengan Ketua Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB) H. Tatang dengan beberapa jajaran stafnya.

pada kesempatan terbuka yang sangat berharga itu, disamping membahas tentang perkembangan seni dan budaya lokal sekaligus geliat perjuangan dari beberapa sanggar dan perguruan yang berada di bawah naungan Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB), pada kesempatan itu bang H. Tatang yang lengkap disapa oleh kami juga memberikan banyak pengalaman berharga yang menjadi sumbangan berharga demi kemajuan dan upaya memajukan seni dan budaya betawi di kampungnya sendiri. 

09 April 2013

Asosiasi Seniman Lira Indonesia (ASLI) Gelar Betawi “Betawi Award”

Dalam rangka memperingati Hari Kota Jakarta tahun 2013, Asosiasi Seniman Lira Indonesia (ASLI) akan menggelar kembali pemberian “Betawi Award” kepada sejumlah tokoh-tokoh Betawi yang memiliki komitmen, konsistensi dan pengabdiaan membangun kota Betawi dari berbagai aspek.

Sebelumnya ASLI memberikan penghargaan “Betawi Award” kepada antara lain bintang sinetron Nani Wijaya dan Mat Solar. “Sebagai warga Jakarta merasa senang akan kepedulian Gubernur Joko Widodo terhadap kebudayaan Betawi dan Pembangunan Kota Jakarta. Ini merupakan momentum agar kebudayaan Betawi tumbuh kembali menjadi tuan rumah dikota metropolitan. Orang yang memiliki komitmen layak diberi penghargaan,” tegas penggagas Betawi Award HM. Jusuf Rizal di Jakarta.