BERBAKTILAH ENGKAU KEPADA SESAMA INSAN
" Berbaktilah Engkau Kepada Sesama Insan " Kunjungi Website kami di: www.silat-beksi.com

02 October 2006

Silat Betawi

Pelestarian Silat Betawi
Tulisan Asli disunting dari:
Pencak silat merupakan kekayaan seni budaya bangsa yang penting artinya bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan kebudayaan sehingga perlu adanya proses pelestarian demi memupuk kesadaran jatidiri bangsa. Gagasan membentuk wadah bagi silat aliran betawi muncul pada tahun 1972, yang bertujuan mempersatukan pesilat betawi ke dalam organisasi Persatuan Pencak Silat “Putra Betawi” pada tanggal 20 Januari 1972. Susunan Pengurus pada waktu itu antara lain, H. Sa’ali SH terpilih sebagai Ketua Umum, Satiri (Sahbandar) ketua I, Machmud Marzuki (PS. Putra Utama) ketua II dan H. Sumarmin (Macan Beatwi) Ketua III. Soekatma sebagai Sekretaris dan Sa’aman sendiri terpilih sebagai komisi teknik. Guru Besar yang mewakili Perguruan yang mendukung wadah ini berjumlah hingga 20 lebih perguruan silat betawi antara lain, PS. Putra Utama (Babe Oetama), PS. Putra Jakarta (Bang Sa’aman), PS. Sapu Jagat (Pak Endang Ms), PS. Sahbandar (TM Satiri), PS. Sutera Baja (Olive), PS. Mustika Kwitang (Zakaria), PS. Genta, PS. Sikak Mas, dan perguruan lainnya. Persatuan Pencak Silat “Putra betawi” pernah bersilaturahmi menghadap Presiden Suharto Pada tanggal 3 Januari 1973.
Perjalanan PPS. Putra Betawi yang merupakan organisasi yang memberikan wadah bagi perguruan / aliran silat betawi tidak selalu berjalan mulus, organisasi ini pernah vakum selama 10 tahun, dan pada tanggal 24 Mei 1986 dilakukan konsolidasi guna kemantapan organisasi untuk meningkatkan dan mengembangkan kegiatan-kegiatan “PPS. Putra Betawi” oleh genarasi penetusnya, dan pada masa itu terpilih H. Daong Makmur Zulkarnaen sebagai pemimpin “PPS. Putra Betawi” pada masa itu.
Masuk pada tahun milinium, menurut data terdapat lebih 50 aliran atau perguruan silat yang bernafaskan silat betawi, dan memang tidak semua aliran silat ini bisa dijangkau seketika harus ada proses sosialisasi dan pendekatan yang berkelanjutan, inipun beberapa silat yang bernaung dibawah Putra Betawi mulai menghilang dari Jakarta. Proses penelusuran guna menghidupkan beberapa perguruan dilakukan melalui beberapa cara, antara lain “kejuaraan Internal Silat Betawi dan melalui Festival Silat Betawi” tujuannya adalah untuk memantau perkembangan silat betawi agar tetap hidup walaupun tidak sepopuler pada masa lalu.
Salah satu rencana Putra Betawi kedepan adalah “mengadakan acara Kejuraan khusus silat aliran betawi, karena kami berusaha menjada ke unikan silat ini, bila dibandingkan kejuaraan yang dilakukan IPSI yang sifatnya lebih nasional untuk olahraga prestasi” ujur Deddy Suryadi (Ketua Umum PPS. Putra Betawi). Putra Betawi, terus berupaya mengangkat silat sebagai salah satu kebanggaan warga betawi karena itulah pada senin (21/8/2006) lalu diselenggarakan Festival silat Betawi di Bawah organisasi Putra Betawi, tidak kurang sekitar 23 perguruan siat aliran betawi ikut hadir menyemarakkan acara tersebut. Kegiatan ini bertujuan mendokumentasikan melalui film dokumenter agar silat yang pernah ada dapat selalu terdata, dan diharapkan peran pemuda betawi khususnya dapat bersama-sama memperkenalkan kembali asset tersebut kepada generasi muda lainnya.Dokumentasi dan InternetMendokumentasikan silat tradisional dalam bentuk buku dan Video merupakan wacana yang sedang direalisasikan oleh Forum Pecinta dan Pelestari Silat Traddisonal yang beberapa waktu lalu dibentuk oleh kalangan pecinta ilmu beladiri tradisional, mereka saling berinteraksi melalui jalur internet untuk bertukar Informasi mengenai silat yang berkembang di Indonesia.
Sebagai kegiatan awal Menurut Eko Hadi Selaku koordinator Forum ini mengatakan “Diadaakan pendataan perguruan atau aliran yang masih terdapat diwilayah DKI Jakarta, dipilihnya Silat yang berada di Jakarta karena pada umumnya anggota forum tinggal diJakarta dan sekitarnya, mungkin untuk kedepannya kita akan memiliki wakil-wakil didaerah lain” ujurnya. Sebagai Pilot Project dipilh beberapa aliran Silat khususnya Betawi yang kondisinya cukup mengkwatirkan, contohnya Silat Cingkrik Goning, Silat Pahaman dan Silat Sabeni. Ketiga aliran silat ini telah di dokumentasikan, bahkan dibuka latihan untuk umum di Padepokan Nasional Pencak silat Indonesia Setiap hari sabtu pagi. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan dan berpatisipasi langsung melalui latihan. Kegiatan lain yang cukup penting adalah mengadakan diskusi atau saresehan yang rencananya di adakaan setiap Bulan, diharapkan bagi masyarakat yang ingin mengetahui lebih jauh dapat langsung ikut pada acara saresahan ini di Padepokan Nasional Pencak Silat TMII Jakarta.

6 comments:

Daong M.Zulkarnaen said...

Ass.wr wb.
saya merasa bahagia menemukan blog Perguruan Silat Beksi yang dulu tergabung dalam PPS Outra Betawi, disampin kebahagiaan saya merasa prihatin karena sejak saya serah terimakan jabatan Ketua Umum PPs Puta Betawi , ketiga Piala yang dulu pernah diperenutkan tdk pernah lagi diperebutkan, Piala2 tersebut masih ada di Perguruan Mustika Kwitang, Pusaka Jakarta dan Perguruan alm.Bang Nawawi.
Alangkah baiknya kalau ketiga Piala tersebut diperebutkan kembali untuk menambah semangat anak2 pesilat kita.
Demikian komentar saya.
wassalam.
H.Daong M.Zulkarnaen
HP.081380309329

Daong M.Zulkarnaen said...

Saya sangat mengharapkan agar Piala Gub,DKI,Piala Pangdam Jaya dan Piala Kapolda Jaya diperebutkan kembali dalam satu pertandingan antara PPS Putra Betawi,seperti yang pernah kami lakukan dulu pada saat pertama kali piala tersebut diperebutkan.

Mirip Abang Ga Ya...!!!!! said...

Maju terus silat betawie...beksi oke banget dah.....

Mirip Abang Ga Ya...!!!!! said...

maju terus silat betawie silat beksi oke bangt dahhhhhh

Mirip Abang Ga Ya...!!!!! said...

maju terus ilat betawie...beksi mantab broooo

jalan lima sabenih said...

Assalamu'alaikum... Sodare sodare ku .. Salam kenal ane Rachmat nech.. Seneng bisa nemuin ini blog.. Nyeng isinya ttg silat betawie dan sejarahnya, alhamdulillah ane juga lagi belajar silat betawie.. Nama perguruan ane " perguruan pencak silat jalan lima sabenih" lokasinya di kampung setu ciganjur..

Salam silat buat semuanya

Wassalamu'alaiku