BERBAKTILAH ENGKAU KEPADA SESAMA INSAN
" Berbaktilah Engkau Kepada Sesama Insan " Kunjungi Website kami di: www.silat-beksi.com

12 April 2007

Butuh Kerja Keras

KURANGNYA PERHATIAN DARI BERBAGAI PIHAK
Beladiri pencak silat pada akhir-akhir ini kurang mendapatkan perhatian dari media seperti koran, majalah dan televise, jadi wajar bila kerinduan akan olahraga beladiri asli dari Tanah Air ini menjadi sorotan media yang peka terhadap kelangsungan pelestarian olahraga tradisional yang kian tenggelam oleh ragam beladiri import yang lebih diminati karena mendapatkan publikasi dan peminat dari kalangan muda pada umumnya, lalu apakah media yang peduli dan peka ini akan diam saja? Nyatanya tidak mesih terdapat media yang berusaha mengangkat pencak silat dari sisi lain yang berbeda dari biasanya.
Adalah Harian “Koran Tempo” yang sejak awal bulan Oktober 2006 secara rutin setiap hari sabtu menampilkan aliran silat tradisional baik dari betawi dan Jawa Barat, seperti silat Sabeni, Cingkrik Goning, Cikolang, dan rencanannya masih ada puluhan perguruan yang akan diangkat oleh Koran tempo setiap hari sabtu di kolom olahraga.
Hal ini sepatutnya mendapatkan pujian karena sejak lama media seperti halnya koran banyak yang melupakan olahraga tradisional kita ini, padahal bila mereka mau hal ini menjadi mudah, apalagi sumber informasi tersebut dapat ditemukan oleh lembaga resmi seperti IPSI ataupun melalui komunitas pencak silat di Indonesia yang tersebar diseluruh pelosok Nusantara. Setidak tidaknya image pencak silat harus baik dan mendapatkan tempat dihati masyarakat luas untuk mengenai pencak silat dari masing-masing keunikan dan keistimewaan yang dikandungnya. Mengangkat pencak silat ke media seperti televisi juga telah dilakukan oleh Mas Aryanav dan team TransTV yang berusaha keras agar silat menjadi salah satu tontonan menarik bagi keluarga, apalagi pencak silat telah lama dikenal sebagai olahraga yang cukup memasyarakat sejak dahulu dan sayangnya image “kampungan” yang penuh mistis masih menempel setia, wajarlah bila silat kian hari kian terlupakan oleh generasi muda yang memang membutuhkan olahraga yang menantang dan modern. Padahal menurut aryanav bahwa silat juga bisa diikuti oleh anak sekolah dasar hingga orang tua.
Oleh sebab itu melalui TransTV di acara “Sisi Lain” yang rencananya akan ditanyangkan pada tanggal 15 November jam 14.00 WIB, akan mengangkat sekelumit kegiatan pesilat cilik hingga pesilat tua, kita berdoa dan berharap agar lebih banyak lagi pencak silat di angkat oleh media.

1 comment:

Pecinta wanita said...

Kerja keras adalah energi kita, energi kita adalah kerja keras, meski kadang kerja keras membuat kita kehabisan energi, namun tak bisa di pungkiri dari kerja keras kita bisa bisa makan dan menambah energi kita untuk bekerja keras. Lah.... jadi spam.. bolak-balik tak ada habisnya... hehehehe...